Janganlah berharap untuk mendapatkan sesuatu dari cinta dan yang kaucintai. Karena, Cinta bukanlah untuk mengharapkan pemberian. Cinta adalah tentang keanggunan hati untuk memberi. Hanya orang yang hatinya menemukan kebahagiaan dalam memberi, yang berbakat ditemukan oleh cinta yang lembut, jujur, dan setia. Orang yang hatinya hanya tamak mengharapkan hadiah dari cinta, akan dihindari oleh cinta, kecuali oleh penipu yang memalsukan cinta. Memberi adalah hakikat cinta.
Sadarilah, Anda tidak mungkin berhasil menyenangkan semua orang. Akan selalu ada orang yang tidak puas, tidak setuju, dan bahkan tidak menyukai Anda. Maka, janganlah ijinkan kritik dan komentar miring dari orang lain mengkhawatirkan Anda. Berfokuslah menjadi pribadi yang baik, bukan pribadi yang jadinya tidak seimbang karena berusaha menyenangkan orang tidak baik. Berbahagialah dengan diri baik Anda. Sesungguhnya, kebaikan yang Anda lakukan adalah untuk kebaikan Anda sendiri.
Jatuh cinta adalah ziarah jiwa menuju penyerahan hidup kepada jiwa lain, yang hanya didasari oleh keyakinan hati yang sedikit pun tak mampu mereka jelaskan. Itu sebabnya cinta yang baru hanya bisa mempercayai, tanpa kesiagaan untuk mengenali kepalsuan dan pengkhianatan. Jika mereka memelihara kemuliaan diri dalam cinta, ziarah itu berbuah berkah. Jika mereka mengkusamkan perilaku dan mencemooh nasehat baik, ziarah itu kehilangan nilainya, dan hanya akan melukai jiwa.