my journey

my journey

Sabtu, 02 Juni 2012

langit "jalesveva" yang selalu "jayamahe"

judul di atas kali gak terlalu pas
kalimat itu muncul begitu saja saat melintasi depan RSAL dan melihat sekilas ke langit. motto angkatan laut yang terkenal "jalesveva jayamahe" yang berarti "di lautan kita jaya"
whatever, yang jelas inspirasi tulisan ini tertuang setelah melihat langit depan RSAL, langit "jalesveva" yang selalu "jayamahe"

hari ini, setelah seharian nemani teman2 kantor jaga pendaftaran, bos besar dateng. seperti ritual biasa, bukan bermaksud kucing-kucingan, tapi itulah yang terjadi. si bos kemana kita kemana. apalagi setelah mendengar pertanyaannya "itu sepeda motor yang di parkir depan loby milik siapa?".....udah ketauan aja auranya, dan dengan santainya "manthuk" menjawab "milik mahasiswa baru"....hhhhmmmmhhh.....beberapa kepala pun sebenarnya telah berisi komentar "slameeettt......cerdas juga si manthuk, itu kan sepeda kita-kita, matilah klo si bos tau".....well sepeda-sepeda itu memang tadinya di parkir depan loby biar deket, coz dari pagi udah pada idar-ider dipake kemana-mana, biar deket akhirnya di parkir depan loby meski tau kurang pas....hehehhe. slametnya juga otak si manthuk ga jadi nyalain rokok di mulutnya. coba sampe bau rokok....wahhhhh....washing time alias dikumbah sampa bersih.

masalah ternyata tidak berhenti. begitu mau "pesiar", terpaksa lewat pintu belakang agar bos yang masih duduk manis tidak melihat klo anak2 mau ngambil sepeda yang dengan tenangnya masih nangkring di depan loby....hwweeerrr.......akhirnya kabur dengan sukses.

DTC.....tujuan kabur kali ini
dan seperti biasa, mereka bakal memilih parkir di loantai 4....beuugghhh, muter-muternya sepeda ini bikin kepala pusing. lumayan lah buat latihan, lama-lama emang seru. usai parkir, semua udah punya target. aq : nyari sepatu karet buat ngganti sepatu karet yang udah bolong-bolong. si sen : nyari baju buat nyokapnya. chacha : seperti biasa bakal nganterin ato sekedar ngintil, karena emang daya ingat otak ni anak lumayan buat nginget2 toko2 mana yang bisa ditawar dengan harga miring....ujung2nya ngebakso bumper.....jiaaahhhh. well setelah dapet semua barang, akhirnya mencari foodcourt buat mengistirahatkan kaki.

selesai ngebakso, langsung kembali ke parkiran. si sen tiba2 diem, lalu nyeletuk "helm ku kok jadi jelek.....helm ku ilang.....350 rb.....hiks"....setengah tidak percaya, "kali itu bukan sepeda kamu sen...." kata chacha...."tadi gak di cantolin di bawah jok?" kataku..."nggak....hiks...350 rb, hasil nabung 3 x lebaran.....", lihat mukanya si sen sebenarnya gak tega juga, cm mukanya culun banget....."hiks dapet helm jelek...bau pula...." wah tambah gak tega lihat muka ni anak. akhirnya modif slayer buat ngilangin bau.......yang penting si sen pulang tanpa pingsan di tengah jalan...hehhe

berikutnya kembali ke mess, bersih2..... miss C udah nyampe duluan di kamarnya. "ada bandeng tuh, bandeng bakar cabut duri...ku taruh di lab jikom ya?"katanya.....asyiiiikk....tau aja klo aq datang dengan perut kosong...hehehe.tau aja aku bakal ngendon di jikom....hihihi

berikutnya ngambil cucian di loundry.....
ni mbak udah hafal aja. setiap kali dateng selalu ngasi senyum "ya iyalah.....secara gw kan customer" hehehe....nggak si, si mbak loundry udah mulai hafal namaku. "lama gak ke sini ya mbak?", katanya. "iya, kemarin nyuci sendiri mbak, tumben jaga?", kataku...."iya, lembur nih. besok mulai pagi sampe malem,katanya sambil ngambil "paketan" kresek berisi bajuku yang udah rapi. meski capek, seperti biasa dia tetap tersenyum padaku. baik banget ni orang.

sepanjang jalan, aku memikirkan progres yang mau kubikin mgg ini. sejauh ini target melakukan segala sesuatu dengan gesit. well, hari esok mesti melakukan banyak hal. kulihat langit RSAL, cerah. seakan g peduli apa yang terjadi hari ini, biarpun menaungi orang dengan berbagai permasalahan, pun di dalam RSAL, langit tetap cerah. langit "jalesveva" yang selalu "jayamahe". seperti motto angkatan laut, dan seperti motto kapal selam "tabah sampai akhir", begitulah seharusnya kita. ada masalah ato tidak, memang mesti tetap berpikir ke depan, mesti lebih baik, dan mesti menciptakan misi dan langkah-langkah buat lebih baik. apapun hari ini, besok mesti lebih siap. karena tanpa langkah nyata, semua cm bakal mimpi. yeahh....banyak yang terjadi akhir-akhir ini, masih terlalu banyak yang mesti dibenahi....jayamahe tidak hanya di jalesveva, di darat juga. masih ada harapan jika mau berusaha

Jumat, 03 Februari 2012

Musik Galau

musik galau bikinan kang Pitbull, mas Eminem, abang Flo Ride, Mbak J-Lo, Aa' LMFAO, dll.....well, i like it!

musik galau mengajarkanku banyak hal
ekspresi kegalauan sekaligus tempat melepaskan semua kegalauan, tempat melepaskan ketakutan, sekaligus menghadirkan ketegasan dan keberanian

ketika aku takut menghadapi yang akan menimpaku, hentakan musik bertalu-talu seolah mengatakan "whatever will be, be happy beb. lets rockkkkk.....yeahhhh!!"

ketika aku dalam masalah, musik galau mengatakan padaku
"forget your problem beibeh!!, its time to fly......lets dance!!", dia pun selalu mengatakan "for a while beib.....u need relax before u face it". dan musik keras berhasil membawa jiwaku lepas dari kesedihan, meski tetap dalam kegalauan masalah. namun setelah relax itu aku dapat menghadapmu dan berbicara padaMu dengan lebih tenang.

bagaimana ketegasan dan keberanian dia hadirkan?
well, musik keras mencegahku terlena, mencegahku terbawa kesedihan dan airmata, karena otomatisasinya g mungkin "ajojing" (istilah temanku) tidak mungkin berlangsung sambil keluar air mata, hanya tertawa...."forget it....forget it".....
lama -lama jiwaku "tatag", keras, tegas, ya.....meski disertai galak.....haha.
tapi semua jadi lebih gampang mengontrol jiwaku
dan ketika musik galau itu berakhir, jiwaku berkata "now, face it beib....", meski awalnya keberanian setengah terpaksa, tapi aku selalu tau saat aku terpental, terpuruk, dan setengah hancul, ada tempat untuk melepaskan jiwaku.

Yang menerima bahkan ketika aku memberontak dan marah. Karena aku selalu tau, aku tak pernah marah dalam waktu lama. aku hanya butuh tempat mengalirkan energi marahku untuk kembali tenang dan berjalan.

Aku tau menghadapMu jadi terasa lebih jauh. coz ini real dunia, place of hedonism. Dan jelas aku tau Kau tak ingin aku menyembah dunia ini. Aku melakukan ini cm agar aku lebih kuat menghadapi yang Kau gariskan ketika aku sangat takut, bahkan ketika ketakutan itu pada kemarahan Mu

Aku hanya tau aku lebih tegas dan dapat mendengarMu lebih jelas, lebih keras. lalu aku dapat memilih dengan tegas. menjadi keras? yeah.....tapi aku tau kapan menggunakannya dan kapan mendengarkan kelembutan hatiku karena kelembutan yang Kau hadirkan.

so, i think its ok with musik keras, musik galau, sepanjang itu hanya got, hanya tempatku membuang kemarahan, rasa ngantuk saat menjalani tugas dan peranku sebagai hambaMu dan mengumpulkan kekuatan, n U still be The safest Place to Hide when the world is so crazy.