my journey

my journey

Rabu, 21 Januari 2009

emosi dan logika

Emosi merupakan serangkaian respon psikologis dari perasaan terhadap suatu fenomena yang terjadi. dalam setiap peristiwa emosi seringkali berperan, bahkan kadang berlebihan. kesedihan ataupun kegembiraan berlebihan. saat seseorang menghadapi stress, emosi sering lebih mendominasi daripada rasionalitas atau logika.
akibatnya respon yang tampak adalah duka berkepanjangan yang tak berkesudahan.

Sebenarnya respon emosi merupakan respon yang normal, dengan catatan dalam batas tertentu. menangis saat bersedih, marah, kecewa, dan lain-lain. tapi dunia tentu tidak berhenti atau berubah dengan menangis, maka seseorang harus segera kembali kepada kehidupan nyata yang tidak terlarut dalam perasaan yang terlalu mendalam.

Pada tahap awal seseorang harus kembali pada logika, lalu hati harus kembali dihidupkan untuk menentukan langkah apa yang harus dipilih.

Setan paling senang menyerang dari sisi perasaan, jadi yang dihidupkan janganlah perasaan, tapi hati. karena hati tidak akan terpengaruh oleh godaan syetan, dan dalam hatilah nur ilahi akan dapat di tangkap, bukan di perasaan.

Secara teoritis memang mudah di ucapkan, meskipun dalam prakteknya sangat berat tapi tidak ada salahnya untuk dilakukan. Jika sungguh sungguh pasti jalan Tuhan akan ditemukan.
So, tidak perlu banyak bicara, just do it.
Keyakinan akan mengantarkan kita menemukannya........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar